Saat hujan menyapa bumi
Saat rinainya terjatuh pada jemariku yang terulur dari balik jendela
Saat pantulannya memercik riang ke wajahku
Saat aku tak bisa menghentikan laju hujan yang lain
Menatap hampa pada kejauhan
Menatap tirai hujan yang semakin rapat
Menghitung ribuan rindu yang tergores pada derasnya
Menghitung ribuan luka yang pernah terekam di sana
Aku hanya tersenyum
Mencoba untuk tetap tersenyum
Walau pisau nasib terus saja menggores perlahan
Tapi aku berjanji akan tetap tersenyum
Berjanji pada diriku sendiri
Dan pada hujanku...
Karena katanya, "Kita adalah wanita-wanita hebat yang selalu bisa mengubah airmata menjadi senyum."

Tidak ada komentar:
Posting Komentar