Selasa, 11 Desember 2012

Gerimis

Pagiku redup
Anak-anak cahaya mengintip malu-malu di ujung kota
Sedang anak-anak mendung perlahan memayungi
Mempersempit kesempatan cahaya untuk terbangun

Pagiku dingin
saat benang-benang perak sang surya
tak memintal kehangatan
Saat rintikan gerimis jutru merajut rapat
melebur embun dari sisa hujan semalam

Tapi tak apa
Semua itu tak akan mengurangi senyumku
Karena ada kamu yang telah hadir menyapa pagiku

Selamat pagi, sayang
Semoga tawa masih menghiasi hari kita :)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar