Lagi-lagi aku dan hujanku memiliki satu kesamaan, kali ini nasibpun kompak dan sehati :D
Ah Rain... mungkin kita memang separuh yang terpisah, haruskah kita kawin lari saja, ahahaha. Kalau bersamamu seberat apapun masalah yang membebani pundakku akan terasa ringan. Aku bahkan bisa tertawa menceritakan lukaku.
Kali ini aku mendengarmu lagi, Rain... kau menangis di antara senyummu, dan itu cukup membuatku terkoyak. Aku mengutuk dia, mereka, dan semua yang telah membuatmu berduka. Ingin rasanya mampu melindungimu dari semua orang, agar tak tumpah lagi air dari matamu. Tapi bagaimana aku bisa begitu, kalau terkadang jemariku sendiri mampu menggores hatimu?
Berjuanglah, Rain... jadilah kuat bersama hujan kita. Aku yakin kau mampu melewati semua :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar