Minggu, 16 Desember 2012

Rindu

Lelahku, Ayy...
Rutinitas menjelang akhir tahun ini seperti ombak yang menggulung hariku. Aku hanya bisa menjalani dengan hati lapang saja. Tak bisa... bukan... bukan... bukan tak bisa, tapi tak mau, aku tak mau mundur.
Setiap hari berangkat setelah subuh, pulang menjelang tengah malam, ini benar-benar hebat untukku, tapi aku suka, entahlah. Walau tubuh seperti patah dan menjadi serpihan (lebay) tapi hatiku puas.

Terkadang mengeluh itu wajar menurutku, tapi toh aku tetap maju, seperti kamu, hujanku yang selalu mampu menenangkan badai terganas sekalipun.

Dan seperti hari ini, aku lelah, Ay...
Tapi aku tetap tersenyum. Aku ingin berbaring dalam peluk sayap-sayapmu, mendengarmu melagukan syair-syair hujan dengan nada penuh rindu ( walau nyatanya kau sedang sibuk dengan jejung-mu, uuugh...#robek2jejung #sampediBOLDtulisannya ).

Tapi aku tetap merasakan hadirmu, Ay... bayangmu datang melalui hujan kita yang mengguyur deras di soreku yang dingin ini. Aku merasakan semangatku menyala kembali, dan aku siap berlari dan menari lagi di bawahnya.

I miss you, Rain... and still loving you :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar