Rasanya sakit jika hanya mampu memandangmu dari sini, hanya melihatmu tanpa mendapat sapamu, itu seperti kiamat kecil untukku.
Lihat aku, please...
Aku tak ingin menjadi pengagum yang hanya berdiri di balik tirai
Aku tak ingin menjadi kekasih yang hanya mampu mengintip dari balik bayang.
Ah.. hujanku sudah turun, mungkin inilah saatnya aku menghapus semua airmataku
Aku akan membaur di bawah rinainya
Memeluk derasnya hingga ke tulang rusukku yang hilang bersamamu
Aku rindu kamu, Ayy...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar