Sepertinya aku sudah berdiri di ambang lelahku. Aku hanya tinggal memilih meneruskan keputusanku untuk berhenti selamanya atau kembali dan memulai semuanya dari awal?
Aku terjebak, tenggelam semakin dalam, karam. Masa lalu mengikatku, meleburkanku bersama murka, dendam, juga kebencian yang tak juga redam.
Ingin menyerah, entah bagaimana caraku meniadakan semua salah. Lelah.
Andai aku marah apakah takdir akan mengalah? Yang kubisa hanya pasrah.
Bagaimana aku bisa berdiri jika hanya berjuang sendiri? Bagaimana bisa kubangun kekuatan diri jika hanya berteman ilusi?
Aku manusia yang katanya memiliki hati. Tapi bagaimana bisa merasa jika semua indera seperti mati?
Muak dengan realita.
Aku ingin terlelap dalam mimpi yang tak bertepi. Ingin menangispun percuma, karena air mata tak akan pernah bisa menyelesaikan apa-apa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar