Menatap langit malam yang entah kenapa tampak lebih kelam, lebih hitam. Ada sebuah misteri tersembunyi di sana, misteri akan masa lalu yang tak pernah kita tahu bagaimana tercipta.
Aku memujamu dalam diam, melagukan senandung doa saat memejam, tanpa aksara pun suara. Aku memilih sembunyi, tanpa menghentikan langkah tuk mengikuti. Apa yang kucari? Secuil mimpi ataukah sepotong asa yang telah mati?
Dan kini disaat jarak menjadi jeda di antara kita, aku disibukkan oleh rindu yang merajalela. Disaat mata tak menemukan bayangmu.. aku memilih diam dan melagukan bisu dengan nada pilu.
Tahu kah kamu jika aku telah terjebak pada labirin waktu yang kusebut masa lalu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar