Rabu, 24 Februari 2016

Dear, Al... ( Hanya Tentang Aku & Kamu )

Al... 
Tak jarang renyah tawamu menggema di gendang telinga. Mengirimkan debar-debar indah pada relung dada. Tahukah kau bagaimana aku bisa merasa bahagia hanya dengan begitu saja?

Terkadang aku harus berhenti sejenak saat tetiba senyummu muncul di dalam benak. Tak ada yang lebih berharga selain memikirkan semua, Al... semua yang pernah terjadi di antara kita.

Aku tahu ini salah, aku pun tak menutup mata. Aku hanya ingin mengenang, bukan untuk apa-apa. Aku hanya ingin mengekalkan cerita kita walau hanya akan kita baca dalam hati saja. Aku hanya ingin memelukmu erat, walau pada kenyataannya raga kita tak saling mendekat.

Al... 
Tak apa jika kita hanya akan begini saja, tak apa jika semua yang pernah terjalin hanya akan menjadi bunga impian saja, aku sungguh tak apa. Mencintaimu itu luar biasa, mengenangmu pun tak kalah indahnya.

Aku tak menyesal, pernah menghabiskan waktu bersamamu itu sungguh berharga, dan aku pun akhirnya tahu seperti apa makna bahagia yang sesungguhnya. 

Semua kisah kita terikat oleh satu rindu, Al... kisah tentang kau... dan aku.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar