Apa yang kau pikirkan saat melihat ini?
Berjalan berdua denganku sepulang kerja, dengan jaket tebal bertopi yang membungkus kulit serta kepala kita, lalu berbincang tentang kegiatan hari ini sembari mencecap coklat panas dengan gelas kertas dalam genggaman.
Tertawa bersama tanpa peduli pada angin malam yang semakin dingin oleh sisa-sisa hujan yang baru saja reda.
Katakan padaku...
Sepinya jalanan malam ini serta nyala temaram lampu berwarna senja yang menghiasi pagar-pagar besi yang kokoh dan dingin, tidakkah tampak sedemikian cantik?
Kecipak suara tapak kaki kita yang menginjak genangan air pada cekungan-cekungan dangkal di tengah jalan, tidakkah terdengar merdu? Seperti alunan musik yang mengiringi senandung kecil dari bibir-bibir kita yang menyanyikan dongeng hujan malam ini.
Walau malam semakin larut, langkah kita tetap tak tergesa.
Walau isi dalam gelas kertas telah habis tak bersisa, kita mengganti kehangatannya dengan saling menggenggam.
Dengarkan aku, esok kita akan melewati jalan ini lagi saat malam tiba. Entah itu saat hujan turun, atau setelah hujan reda... :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar