Minggu, 16 Oktober 2016

Lagu Pilu

Malam melagukan syair rindu dengan begitu merdu.
Sedang sang sepi terus membisikkan cinta
yang beberapa hari ini hanya tersimpan dalam hati saja.
.
Aku tahu ada yang kurang.
Ada yang hilang dan perlahan menjadi kenang.
Jeda yang kita cipta meninggalkan sebuah lubang serupa jurang.
.
Bukankah ini yang kita inginkan sejak dulu?
Lalu kenapa ada pilu?
Ada luka yang menggores dada,
juga airmata yang tak kunjung reda.
.
Tapi malam terus melagukan rindu,
bahkan sepi tak usai bernyanyi.
Biar saja...
akan kutemani rinai hujan di luar sana hingga pagi tiba.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar